Tampilkan postingan dengan label Berat badan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berat badan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 November 2011

Perlukah menurunkan BB

Sebelum memutuskan untuk menurunkan berat badan, pastikan dahulu status berat badan anda melalui rumus penghitungan indeks massa tubuh. Untuk mengetahui indeks massa tubuh anda, dapat dikalkulasikan dengan menggunakan rumus: Body Mass Index / Indeks Massa Tubuh=Berat Badan/(Tinggi Badan x Tinggi Badan)
Atau lebih mudahnya, anda dapat menggunakan fitur aplikasi web penghitungan Body Mass Index / Indeks Massa Tubuh pada sebelah kanan tampilan website Klikdokter.com. Jika hasil kalkulasi Body Mass Index (BMI) Anda diatas angka ideal yakni, 18,5 maka anda masuk kategori obese. Diperlukan sedikit usaha untuk mewujudkan keinginan anda untuk memiliki berat badan ideal. Kuncinya adalah disiplin. Secanggih apapun metode diet anda, jika tidak diiringi komitmen disiplin dalam pelaksanaannya, maka percuma. Selain itu, pengetahuan nutrisi pun juga penting. Karena dengan adanya pemahaman mendasar gizi dan nutrisi, maka akan mudah mendapatkan pemaknaan aktifitas program penurunan berat badan. Yakni tetap mengombinasikan antara pemasukan energi melalui asupan nutrisi yang tepat dengan diiringi keseimbangan pengeluaran energi atau olahraga. Satu hal yang mendasar dan terpenting, konsultasikan kepada dokter atau konsultan gizi terpercaya anda dahulu sebelum melakukan diet. Karena jika melakukan diet sembarangan tanpa adanya peninjauan kondisi kesehatan anda dari pihak yang berkompeten, maka akan memperbesar kegagalan diet atau bahkan mendatangkan masalah baru pada tubuh anda. Hilangkan ekspektasi anda untuk menurunkan berat badan secara sekejap dan instan. Penurunan berat badan secara drastis dapat memperbesar potensi mendatangkan penyakit. Jalani proses penurunan berat badan dengan perlahan. Penting adanya hal ini guna memudahkan proses adaptasi kondisi tubuh. Perkembangan kemajuan proses diet sebesar angka setengah kilogram per minggu adalah angka yang ideal. Dengan demikian kemajuan 2 hingga 2,5 kilogram per bulan dapat tercapai. Beberapa poin penting untuk diketahui: Kurangilah konsumsi makanan berlemak. Perbanyak makan buah-buahan yang mengandung air 1 jam sebelum makan. Hindari makan buah-buahan seperti durian, mangga, pisang, dan nangka. Makanlah nasi antara 150-200 gram dalam 1 porsi sekali makan. Jangan menghilangkan satu jam makan pun. Acapkali yang terjadi justru diet ditempuh dengan tidak makan malam, hindarilah pola semacam ini. Cukuplah ganti menunya dengan yang lebih berkualitas selaras dengan tujuan pengurangan berat badan. Karena tubuh anda tetap memiliki hak asupan nutrisi. Pada makan malam, makanlah dibawah pukul 7 malam dan secukupnya. Perbanyak sayuran berserat. Hindari juga camilan dan makan mie. Berolahragalah rutin seminggu tiga kali selama 30 menit. Bagi sebagian besar orang, menurunkan berat badan bukan persoalan mudah. Ada beragam cara yang ditawarkan berbagai pihak. Namun sekali lagi penting untuk diingat, konsultasikan dahulu dengan petugas kesehatan atau dokter kepercayaan anda. Karena diet yang akan dilakukan perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh dan situasi kesehatan anda

Perlukah menaikan BB?

Sebelum memutuskan untuk menaikkan berat badan, pastikan dahulu status berat badan melalui rumus penghitungan indeks massa tubuh. Untuk mengetahui indeks massa tubuh anda, dapat dikalkulasikan dengan menggunakan rumus: Body Mass Index / Indeks Massa Tubuh =Berat Badan/(Tinggi Badan x Tinggi Badan) Atau lebih mudahnya, anda dapat menggunakan fitur aplikasi web penghitungan Body Mass Index / Indeks Massa Tubuh pada sebelah kanan tampilan website Klikdokter.com. Jika hasil kalkulasi Body Mass Index (BMI) Anda dibawah angka ideal yakni, 18,5 maka anda masuk kategori kurus. Banyak orang beranggapan, untuk menaikkan berat badan perkara mudah. Cukup makan kenyang banyak diikuti aktifitas tidur sesering mungkin. Memang benar berat badan naik, namun yang masuk ketubuh justru asupan gizi yang sembarang. Ada cara yang lebih baik. Pada dasarnya untuk meningkatkan berat badan hal yang hanya diperlukan adalah menambah asupan kalori per hari. Secara ideal seorang pria dewasa yang aktif membutuhkan 2200 kkal setiap harinya. Sementara untuk wanita dewasa membutuhkan sekitar 1900 kkal per harinya. Dalam kasus untuk menaikkan berat badan, anda cukup menaikkan kebutuhan kalori sebanyak 1000 kkal. Jika berjalan dengan baik, maka dalam seminggu umumnya berat badan akan naik setengah kilo dalam kurun waktu satu minggu. Cukupi kebutuhan kalori setiap harinya menjadi 3000 kkal. Pada umumnya pola waktu makan orang adalah : Pukul 7 pagi Pukul 12 siang Pukul 6 sore / 7 malam Penting untuk diingat agar tidak melewati jadwal makan yang ada, keterlambatan waktu makan juga memicu pelbagai penyakit pula. Cukup manfaatkan waktu diantara jam-jam makan tersebut untuk memakan cemilan tambahan. Seperti: Selingi pada pukul 9 pagi: 100 gram roti (350 kkal), atau 100 gram burger (300 kkal), atau 100 gram pizza (250 kkal) Selingan pada pukul 3 sore: 100 gram Biskuit (450 kkal), atau 100 gram Kue Brownies / Bolu (430 kkal) Selingan pada pukul 9 malam: 100 gram susu / milkshake ditambah 100 gram pie cake (380 kkal), atau 100 gram susu / milkshake ditambah 100 gram Cheeseburger (350 kkal). Pada prinsipnya bukanlah hanya dengan makan banyak, namun juga makan dengan makanan yang mengandung kalori lebih tinggi daripada yang dibutuhkan seharinya. Seperti halnya menggantikan nasi dengan roti. Karena kalori roti lebih besar daripada nasi. Atau bisa juga tetap memakan nasi pada jam makan kemudian diikuti cemilan roti 1 jam sekali. Terpenting dari semua kiat adalah melakukan aktifitas olahraga. Cobalah untuk mengonsumsi makanan yang mengandung kalori tinggi setelah berolahraga. Seperti roti, kacang dan lainnya. Sebab, pada saat nutrisi yang masuk terkonversi menjadi lemak akibat kurangnya aktifitas, maka lemak akan menumpuk di dalam tubuh dan sulit dihilangkan. Tidak menutup kemungkinan hasil program bervariasi. Tergantung dari metabolisme masing-masing tubuh. Dianjurkan tetap mengonsultasikan hal gizi dengan konsultan gizi anda yang terpercaya atau pun oleh tenaga kesehatan yang berwenang lainnya.

Apa itu berat badan?

Berat badan sehat ialah berat badan tubuh yang memiliki proporsi seimbang dengan tinggi badan. Tubuh sehat ideal secara fisik dapat terlihat dan ternilai dari penampilan luar. Berat tubuh yang sehat dan ideal dapat dikalkulasikan dengan menggunakan rumus: Body Mass Index / Indeks Massa Tubuh= Berat Badan/Tinggi Badan x Tinggi Badan Atau anda dapat menggunakan fitur aplikasi web penghitungan Body Mass Index / Indeks Massa Tubuh pada sebelah kanan tampilan website Klikdokter.com. Setelah mengetahui status berat badan, penting pula untuk mengetahui pembatasan kebutuhan kalori yang dapat diperkirakan sesuai dengan status hasil akhir penghitungan Body Mass Index , yakni sebagai berikut : Very obese : 1000 kalori/hari Obese : 1500 kalori/hari Overweight : 1700 kalori/hari Normal : 2000 kalori/hari Namun sesungguhnya pengertian tubuh sehat ideal melalui aspek kesehatan ialah mencakup pembahasan yang lebih luas yang tidak cukup hanya melalui penilaian secara fisik postur tubuh. Guna mencapai tubuh sehat ideal, sekiranya dimulai sedini untuk menyempurnakan asupan nutrisi. Bila perlu sejak janin dalam kandungan. Penting adanya dalam hal ini kondisi kesehatan ibu hamil harus cukup gizi serta menjaga kesehatannya guna melahirkan bayi yang sehat. Yang lebih penting adalah pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak selanjutnya sampai anak dewasa, agar mencapai tinggi badan dan berat badan ideal, sehat jasmani dan rohani, menuju sumber daya manusia yang berkualitas. Pada masa dewasa dan perkembangan usia seterusnya merupakan masa kritis untuk terjadinya obesitas dengan berbagai komplikasi penyakit degeneratif. Hal ini biasanya terjadi karena perubahan gaya hidup menjadi lebih santai, kurangnya aktivitas dan kecenderungan pola makan yang berlebih yang mengandung kalori terlalu tinggi, protein dan lemak. Pun penting adanya upaya untuk mencegah meningkatnya prevalensi penyakit kardiovaskuler, dapat dimulai dengan mempraktekkan perilaku hidup bersih dan sehat. Intinya adalah keseimbangan. Berat badan tidak berlebih dan tidak pula kekurangan nutrisi yang memicu berbagai macam penyakit.