Minggu, 24 April 2011

bab II Besti Verawati


BAB III
KEPERIBADIAN
Summarized By Besti Verawati (Majoring In Departement Of Community Nutrition)
Based on Ujang Sumarwan. 2003. Prilaku Konsumen: Teori dan Penerapannyadalam pemasaran (Consumer Behavior:Theory and Aplication in Marketing)
Pengertian Kepribadian
            Kepribadian adalah adanya perbedaan karekteristik yang paling dalam pada diri manusia, perbedaan karekteristik tersebut menggambarkan ciri unik dari masing-masing individu. Karekteristik keperibadian ada tiga yaitu kepribadian menggambarkan perbedaan individu, kepribadian menunjukan kekonsistensi dan berlangsung lama, dan kepribadian dapat berubah.
Teori Kepribadian
1.      Teori Kepribadian Freud
·         Id yaitu aspek biologis dalam diri manusia yang ada sejak lahir, yang mendorong munculnya kebutuhan fisiologis seperti rasa lapar, haus, nafsu seks.
·         Superego adalah aspek psikologis pada diri manusia yang menggambarkan sifat manusia untuk tunduk dan patuh kepada norma-norma social, etika, nilai-nilai masyarakat.
·         Ego suatu usaha yang dilakukan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan fisiologisnya, tetapi sesuai dengan peraturan baik dan buruk di masyarakat
2.      Teori Neo-Freud
Teori ini menekankan bahwa manusia berusaha untuk memenuhi apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.
            Hoeney mengemukakan model keperibadian manusia yaitu
1.      Compliant adalah keperibadian yang dicirikan adanya ketergantungan seseorang kepada orang lain
2.      Aggressive kepribadian yang dicirikan dengan adanya motivai untuk memperoleh kekuasaan.
3.      Detached  adalah kepribadian yang selalu ingin bebas.
Gaya Hidup
            Gaya hidup adalah menggambarkan prilaku seseorang, yaitu bagaimana dia hidup, menggunakan uangnya, dan memanfaatkan waktu yang dimilkinya.
Kepribadian dan Prilaku Konsumen
Keperibadian ciri inovatif konsumen
            Ciri  ini menggambarkan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk-produk atau jasa baru.
Dogmatism
            Ciri  yang mengukur tingkat kekuatan seorang menerima segala sesuatu yang tidak dikenal atau menerima informasi yang bertentangan dengan kepercayaan yang dimiliki.
Karakter social
            Ciri ini akan mengidentifikasi dan membagi individu ke dalam berbagai jenis social budaya yang berbeda satu sama lain.

ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar