Minggu, 24 April 2011

bab6Besti Verawati


PENGETAHUAN KONSUMEN
Pengetahuan konsumen adalah semua informasi yang dimilki konsumen mengenai berbagai macam produk dan jasa, serta pengetahuan lainnya yang terkait dengan produk dan jasa tersebut dan informasi yang berhubungan dengan fungsinya sebagai konsumen. Mengapa memahami pengetahuan konsumen penting bagi pemasar? Karena apa yang dibeli, berapa banyak yang dibeli, di mana membeli, dan akan membeli akan tergantung kepada pengetahuan konsumen mengenai hal-hal tersebut. Pengetahuan konsumen akan mempengaruhi keputusan pembelian.
Pengetahuan konsumen terbagi ke dalam tiga macam (1) pengethaun produk, (2) pengetahuan pembeliian, (3) pengetahuan pemakaian. Pengetahuan produk adalah kumpulan berbagai macam informasi mengenai produk. Pengetahuan itu meliputi kategori produk, merek, terminologi produk, atribut atau fitur produk, harga produk, dan kepercayaan mengenai produk. Ada tiga jenis pengetahuan produk, yaitu pengetahuan tentang karekteristik atau atribut produk, pengetahuan tentang manfaat produk, dan pengetahuan tentang kepuasan yang diberikan produk bagi konsumen. Seorang konsumen akan melihat suatu produk berdasarkan kepada karekteristik atau cirri atau atribut pada produk tersebut. Atribuk suatu produk dibedakan ke dalam atribut fisik dan atribut abstrak. Atribut fisik menggambarkan cirri-ciri fisik dari suatu produk, misalnya ukuran dari handphone nokia 3210(panjang, lebar, tebal dalam mm). atribut abstrak menggambarkan karekteristik subjektif dari suatu produk berdasarkan persepsi konsumen.
Konsumen akan merasakan dua jenis manfaat setelah mengkonsumsi suatu produk, yaitu manfaat fungsional (functional consequences) dan manfaat psikososial (psychosocial consequences). Manfaat suatu produk dapat dijadikan dasar untuk melakukan segmentasi pasar, disebut sebesar benefit segmentation. Manfaat negatif yang dirasakan oleh konsumen disebut juga sebagai risikoyang akan didapat oleh konsumen akibat mengkonsumsi atau tidak mengkonsumsi suatu produk. Konsumen seringkali merasakan manfaat negatif  tersebut berdasarkn kepada persepsinya mengenai manfaat tersebut. Inilah yang disebut persepsi risiko (perceived risk). Persepsi risiko terdiri atas risiko fungsi, resiko keuangan, risiko fisik, risiko psikososil, risiko social, risiko waktu, dan risiko kesempatan. Pengetahuan tentang apa manfaat yang diketahui oleh konsumen atau apa yang dicari oleh konsumen dari suatu produk memberikan implikasi penting bagi strategi pemasaran.
Pengetahuan pembelian terdiri atas pengetahuan tentang toko, lokasi produk, dan penyusunan yang benar produk dalam toko tersbut. Prilaku membeli mempunyai urutan sebagai berikut: store contect, product contect, dan transaction. Store contect meliputi mencari outlet, pergi ke outlet, dan memasuki outlet. Pada product contect konsumen akan mencari lokasi produk, mengambil produk, dan membawah ke kasir. Sedangkan pada transaction, konsumen akan membayar produk itu dengan tunai, kartu kredit, kartu debet, atau alat pembayaran lainnya.
Suatu produk akan memberiakn manfaat kepada konsumen jika produk tersebut telah digunakan atau dikonsumsi oleh konsumen. Agar produk tersebut dapat memberikan manfaat yang maksimal dan kepuasan yang tinggi pada konsumen, maka konsumen harus bisa menggunakan atau mengkonsumsi produk tersebut dengan benar. Kesalahan yang dilakukan oleh konsumen dalam menggunakan suatu produk akan menyebabkan produk tidak berfungsi dengan baik. Produsen berkewajiban untuk memberikan informasi yang cukup agar konsumen mengetahui cara pemakaian suatu produk. Pengetahuan pemakaian suatu produk adalah penting bagi konsumen. 

ujangsumarwan.blog.mb.ipb.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar